Naskhah yang bermain emosi antara sedih dan marah sebab berlegar dalam tema penyiasatan dan naratif balas dendam seorang ayah pada dua pelaku bawah umur yang culik, perkosa dan bunuh anak perempuannya. Plotnya sarat intens dengan eksplorasi yang banyak menyentuh tentang hal sikap, moraliti, prejudis masyarakat juga impak sistem keadilan/hukuman yang tak berpihak kepada mangsa bila jenayahnya melibatkan pelaku juvenil.
Sepanjang bacaan memang berharap Nagamine dapat balas dendam. Puas hati betul baca bab 10 lepas Nagamine dapat jumpa Tomozaki tapi cemas juga sebab ada lagi 40 bab dia nak kena hadap untuk cari Kaiji dan dalam masa yang sama perlu larikan diri dari ditangkap pihak polis. Suka babak-babak kepolisian dan interaksi setiap detektif; Hisatsuka, Oribe dan Mano yang selalu berdebat tentang fakta kes juga perihal empati dan perspektif lain dari pihak korban dengan kes Ayumura yang lebih mencengkam— sedih dan kasihan terutama waktu dia dihadap konflik dengan pihak media yang semacam ambil kesempatan dengan tragedi yang menimpa Chiaki.
Antara naskhah Higashino yang agak thrill dari perspektif jenayahnya. Selitan realiti kekeluargaan, masalah sosial, tanggungjawab individu dan kritik tersirat penulis tentang sistem hukum bagi pelaku bawah umur kadang agak sinis dan menyentap tapi cukup menggugah emosi dengan persoalan ‘sebenarnya apa itu keadilan?’.
4.3/5 bintang